Langsung ke konten utama

Mengatasi Error: Module Apache pada XAMPP Control Panel tidak dapat digunakan

Module Apache XAMPP tidak bisa di Start? 

Apakah kamu sedang mengalami kendala module Apache di XAMPP control panel tidak bisa digunakan? Mungkin saja, yang sedang kamu alami saat ini, sama dengan yang pernah saya alami.

Gambar 1: Pesan error module Apache di XAMPP Control Panel

Bila pesan error yang kamu dapatkan ketika klik Start module Apache sama seperti gambar diatas, penyebabnya adalah port yang digunakan oleh module Apache XAMPP telah digunakan oleh layanan / aplikasi lain di komputer kamu. Ya, mungkin hal seperti ini yang disebut dengan konflik port.

Cari tahu penyebab konflik port

Pertama-tama, cari tahu layanan / aplikasi apa yang sedang menggunakan port yang sama dengan yang digunakan oleh module Apache XAMPP. Untuk itu, buka command prompt (cmd), lalu ketikkan perintah dibawah ini:

netstat -ano | find "80"

Bagaimana mengatasinya?

Setelah mengetahui penyebab konflik port tersebut, apa yang harus dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut? Ada 2 cara untuk mengatasinya!
Cara pertama, nonaktifkan layanan / aplikasi yang sedang running menggunakan port yang sama dengan port yang digunakan oleh Apache XAMPP. Sedangkan cara kedua, ganti port yang digunakan oleh Apache XAMPP.

Cara pertama: Menonaktifkan layanan / aplikasi yang sedang running

Buka task manager (Ctrl+Alt+Del) => cari layanan / aplikasi yang sedang menggunakan port yang sama dengan Apache XAMPP (sesuai hasil pencarian command prompt) => bila sudah ketemu, klik end task.

Lakukan hal yang pada setiap layanan / aplikasi tersebut. Bila perlu, selain pada tab Processes cek juga tab lainnya, seperti tab Users, Details dan tab lainnya.

Gambar 2: Task Manager

Namun, cara pertama ini saya secara pribadi tidak merekomendasikan untuk dilakukan. Karena, berpotensi mengganggu kinerja komputer yang disebabkan kita melakukan end task pada layanan / aplikasi vital terhadap pengoperasian komputer.

Cara Kedua: Ganti port Apache XAMPP

Cara kedua adalah cara yang saya pilih untuk mengatasi masalah konflik port yang pernah saya alami. Alhamdulillah, cara ini berhasil mengatasi masalah tersebut.

Buka file httpd.conf yang berada di direktori C:\xampp\apache\conf\httpd.conf menggunakan notepad => lalu ganti port: 80 (port default) yang digunakan Apache XAMPP menjadi port lainnya. Sebagai contoh, saya gunakan port: 83 => lalu simpan (Ctrl+S) => restart XAMPP Control Panel => coba klik  button Start pada module Apache.

Untuk mengganti port, gunakan find (Ctrl+F) untuk pencarian di file httpd.conf dengan mengetikkan:

  • Listen 80 => lalu ganti dengan Listen 83

Selanjutnya, akses menggunakan URL http://localhost:83/phpmyadmin/

Demikian tulisan ini! Semoga bermanfaat!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Instalasi Vue 3 menggunakan Vue CLI & Vite

Instalasi Vue 3 menggunakan Vue CLI Vue CLI adalah alat untuk membuat proyek Vue secara otomatis dengan konfigurasi yang sudah diatur sebelumnya. Ini adalah pilihan yang bagus jika kamu ingin memiliki kontrol lebih atas pengaturan proyek dan konfigurasi build. Langkah-langkah: Install Vue CLI secara global (jika belum terpasang) : Buka terminal dan jalankan perintah berikut untuk menginstal Vue CLI secara global di komputer kamu: npm install -g @vue/cli Buat proyek baru menggunakan Vue CLI : Setelah Vue CLI terpasang, kamu bisa membuat proyek Vue 3 baru dengan perintah berikut: // Pilih salah satu vue create nama-proyek npm create vue@latest nama-proyek // Rekomendasi karena sesuai Official Docs Gantilah nama-proyek dengan nama yang kamu inginkan untuk proyekmu. Pilih konfigurasi : Ketika perintah di atas dijalankan, Vue CLI akan menanyakan beberapa pilihan konfigurasi. Pilihlah opsi yang sesuai (misalnya, memilih preset default yang sudah menyertakan Babe...

Project Website CMS: Membuat Fitur Login Admin

Tanpa berlama-lama. Yuk, langsung kita mulai mengerjakan fitur login pada project yang dibuat menggunakan Vue 3 sebagai frontend dan Laravel 10 sebagai backend. Lakukan instalasi project Kalau belum tahu caranya melakukan instalasi, silahkan simak postingan ini: Install Vue.js:  https://www.larazu.biz.id/2025/04/instalasi-vue-3-menggunakan-vue-cli-vite.html Install Laravel: Coming soon Struktur project Dalam case ini, folder frontend dan backend berada pada folder yang sama. Ini adalah struktur project yang saya buat (opsional): 🔵   Backend: Laravel 10 (folder backend/) backend/ ├── app/ │ └── Http/ │ ├── Controllers/ │ │ └── Api/ │ │ └── AuthController.php ← Controller login │ └── Middleware/ │ └── VerifyCsrfToken.php ← Bypass CSRF untuk /api/login ├── config/ │ ├── cors.php ← Atur CORS │ └── session.php ← Atur same_site=lax ├── routes/ │ └── api.php ...

Apa itu Vue.js? Mengapa memilih Vue?

Pengenalan Vue.js Apa itu Vue.js? Vue.js adalah framework JavaScript progresif yang digunakan untuk membangun antarmuka pengguna (UI). Vue memiliki pendekatan yang sangat fleksibel dan bisa digunakan untuk membuat aplikasi dari yang sangat sederhana hingga aplikasi web yang kompleks. Dibandingkan dengan framework lain, Vue lebih ringan dan lebih mudah dipelajari. Vue memudahkan pengembangan aplikasi dengan membagi tampilan (UI) menjadi komponen-komponen yang dapat digunakan kembali (reusable components). Hal ini memungkinkan pengembangan yang lebih efisien, terutama untuk aplikasi dengan kompleksitas tinggi. Vue bekerja dengan dua pendekatan utama: Declarative Rendering : Menggunakan sintaksis deklaratif untuk menampilkan data dalam HTML. Reactivity : Data dan tampilan saling terhubung secara otomatis. Ketika data berubah, tampilan akan diperbarui secara otomatis tanpa perlu melakukan pemrograman manual. Mengapa memilih Vue.js? Berikut adalah beberapa alasan mengapa banyak penge...